NASIONAL

Industri Spa – Pijat di Indonesia Meningkat, Cek Datanya

×

Industri Spa – Pijat di Indonesia Meningkat, Cek Datanya

Sebarkan artikel ini
Illustration Image - Created using Artificial Intelligence (AI) by the Editorial team.

Archipelagotimes.com – Industri layanan spa dan pijat di Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan dalam lima tahun terakhir. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan pelaku usaha menunjukkan bahwa sektor ini kini menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan, terutama di kawasan perkotaan dan destinasi wisata.

Menurut data BPS, jumlah usaha jasa kebugaran dan perawatan tubuh di Indonesia naik sebesar 38% sejak 2019. Di tahun 2024, tercatat lebih dari 15.000 unit usaha yang bergerak di bidang spa, refleksi, hingga pijat tradisional tersebar di seluruh provinsi. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2020 yang hanya berjumlah sekitar 10.800 usaha.

Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya relaksasi, tren gaya hidup sehat, serta kebutuhan wisatawan terhadap layanan spa sebagai bagian dari wellness tourism. Kota-kota seperti Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan Bandung menjadi pusat pertumbuhan utama.

Namun, di balik peluang ekonomi yang besar, sektor ini juga menghadapi tantangan serius terkait praktik ilegal, seperti prostitusi terselubung yang menyamar sebagai layanan pijat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat dan menjadi fokus pengawasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong sertifikasi dan legalitas usaha spa untuk meningkatkan kualitas layanan serta mencegah penyalahgunaan izin usaha. Pemerintah juga mulai menggandeng asosiasi pelaku usaha spa untuk menetapkan standar operasional dan etika layanan.

Dengan regulasi yang semakin ketat dan kesadaran konsumen yang meningkat, industri spa dan pijat di Indonesia berpeluang menjadi sektor jasa unggulan dengan potensi ekspor jasa ke mancanegara. Namun demikian, pelaku usaha dituntut menjaga profesionalisme demi keberlanjutan bisnis dan menjaga citra industri ini tetap positif.

Data 5 Tahun Terakhir (2019–2024):

2019: 10.800 usaha spa dan pijat terdaftar.

2020: Terkoreksi 8% akibat pandemi COVID-19.

2021: Pemulihan mulai terlihat dengan pertumbuhan 12%.

2022: Jumlah usaha naik menjadi 13.500 unit.

2023: Pertumbuhan stabil di angka 14.700 unit.

2024: Diperkirakan mencapai lebih dari 15.000 unit usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *