NASIONAL

ETOS: Keputusan PTDH Kompol Cosmas Keliru, Bukti Polri Sedang Tak Baik-Baik Saja

×

ETOS: Keputusan PTDH Kompol Cosmas Keliru, Bukti Polri Sedang Tak Baik-Baik Saja

Sebarkan artikel ini
Iskandarsyah : Direktur Etos Indonesia Institute.

Archipelagotimes.com – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menilai keputusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Cosmas adalah langkah yang salah kaprah. Hal ini ia sampaikan dalam diskusi politik bertajuk “Kemana Arah Negara??” di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, keputusan PTDH tidak menyelesaikan masalah. Peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan dalam aksi demonstrasi memang menjadi musibah besar, namun bukan berarti aparat yang menjalankan perintah bisa langsung dijadikan kambing hitam.

“Mereka hanya menjalankan tugas pengamanan atas perintah atasan tertinggi. Tidak ada polisi yang mau melindas rakyatnya dengan sengaja. Ini musibah, dan harusnya kita ambil hikmahnya,” tegas Iskandarsyah.

Ia menilai, putusan PTDH terhadap Kompol Cosmas tidak menenangkan hati publik, apalagi keluarga korban. Yang dibutuhkan, kata Iskandar, adalah penegakan hukum yang objektif dan sikap legawa dari pimpinan bila memang ada kesalahan.

“Ada istilah: tidak ada prajurit bodoh, yang ada jenderal tolol. Ini serius, Polri sedang tidak baik-baik saja. Putusan PTDH kemarin jelas terlalu tergesa-gesa,” ujarnya.

Iskandar juga mengingatkan bahwa anggota kepolisian bekerja siang malam, meninggalkan keluarga, demi menjalankan tugas negara. Karena itu, apresiasi tidak hanya diberikan pada korban, tapi juga kepada petugas yang menjaga ketertiban.

Ia bahkan menyebut bahwa akar persoalan ini juga menyentuh DPR.

“Yang pertama harus bertanggung jawab adalah DPR. Dari sanalah sumber kekacauan ini. Kedua, Kapolri sebagai pimpinan tertinggi. Mundur bukan berarti salah, tapi bentuk tanggung jawab moral. Saya yakin rakyat akan menghargai itu,” pungkas Iskandarsyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *