Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global

Gambar Ilustrasi (AI)

Archipelagotimes.com
- Uni Eropa bersama tujuh lembaga pendanaan penelitian internasional resmi meluncurkan pendanaan senilai €5,3 jutauntuk memperkuat riset restorasi ekosistem blue carbon, termasuk mangrove, lamun (seagrass), dan rawa pasang surut (salt marsh). Pendanaan tersebut diumumkan melalui Joint Call on Blue Carbon Ecosystems yang dikoordinasikan oleh JPI Oceans pada 2025 dan akan menerima proposal penelitian hingga 2 Maret 2026. Program ini bertujuan memperkuat dasar ilmiah bagi mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, dan adaptasi kawasan pesisir. 

Skema pendanaan tersebut melibatkan tujuh organisasi riset dari negara-negara Eropa yang akan mendukung proyek kolaboratif lintas negara mengenai restorasi ekosistem pesisir. Fokus penelitian mencakup peningkatan kapasitas penyerapan karbon, metode rehabilitasi mangrove yang lebih efektif, pemantauan karbon biru berbasis sains, serta penyusunan kebijakan konservasi berbasis bukti. Menurut penyelenggara, hasil riset diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah dan organisasi internasional dalam mengembangkan proyek restorasi pesisir secara lebih efisien. 

Meskipun benua Eropa tidak memiliki hutan mangrove alami akibat kondisi iklim subtropis dan sedang, Uni Eropa menjadi salah satu aktor penting dalam pendanaan konservasi mangrove di kawasan tropis. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin yang memiliki ekosistem mangrove luas. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi iklim Uni Eropa dalam mendukung perlindungan ekosistem penyerap karbon secara global. 

Para peneliti menilai investasi penelitian menjadi fondasi penting sebelum pelaksanaan rehabilitasi dalam skala besar. Data ilmiah diperlukan untuk menentukan lokasi restorasi yang tepat, memilih spesies yang sesuai, menghitung potensi penyerapan karbon, hingga mengevaluasi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir. Dengan demikian, setiap euro yang diinvestasikan diharapkan menghasilkan dampak lingkungan yang terukur dan berkelanjutan. 

Peluncuran pendanaan ini memperlihatkan semakin besarnya perhatian negara-negara Eropa terhadap pengembangan solusi berbasis alam (Nature-based Solutions) dalam menghadapi krisis iklim. Selain mendukung target pengurangan emisi global, riset tersebut diharapkan mempercepat pemulihan ekosistem pesisir yang mengalami degradasi akibat perubahan iklim, pembangunan pesisir, dan aktivitas manusia. Program ini juga menjadi salah satu inisiatif penelitian blue carbon terbesar yang diluncurkan di kawasan Eropa selama periode 2025–2026. 

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global
  • Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global
  • Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global
  • Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global
  • Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global
  • Uni Eropa Gelontorkan Dana €5,3 Juta untuk Riset Restorasi Ekosistem Blue Carbon dan Mangrove Global
Posting Komentar