Archipelagotimes.com - Paris kembali menjadi magnet wisata global menjelang musim semi 2026. Kota yang dikenal sebagai pusat seni dan budaya ini mengalami peningkatan jumlah wisatawan internasional secara signifikan sejak awal Maret. Jalan-jalan utama dan kawasan wisata tampak lebih ramai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Data dari otoritas pariwisata setempat mencatat kenaikan kunjungan hingga 18 persen. Wisatawan datang terutama dari Amerika Serikat, Asia, dan kawasan Timur Tengah. Peningkatan ini didorong oleh pelonggaran kebijakan perjalanan serta promosi wisata yang agresif.
Destinasi populer seperti Menara Eiffel, Sungai Seine, dan Museum Louvre dipadati pengunjung setiap hari. Antrean panjang terlihat sejak pagi hari, terutama di akhir pekan. Operator tur juga melaporkan peningkatan pemesanan hingga dua kali lipat.
Pemerintah kota Paris merespons lonjakan ini dengan menambah frekuensi transportasi umum. Selain itu, petugas keamanan dan layanan wisata ditingkatkan di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan dan warga lokal.
Meski membawa dampak positif bagi ekonomi, lonjakan wisatawan juga memunculkan kekhawatiran akan overtourism. Beberapa warga mengeluhkan kepadatan di pusat kota. Pemerintah pun mulai mengkaji strategi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan pariwisata.