![]() |
| Jepretan Layar (blogs opera com) |
Archipelagotimes.com - Smartphone telah berubah menjadi salah satu perlengkapan penting dalam perjalanan. Melalui satu perangkat, wisatawan dapat mencari informasi destinasi, memesan akomodasi, memeriksa perjalanan, mencari transportasi, membaca ulasan hingga menyimpan dokumen perjalanan. Perubahan tersebut menunjukkan bagaimana teknologi digital telah masuk hampir ke seluruh tahapan perjalanan wisata.
Aplikasi perjalanan membantu wisatawan mengurangi proses pencarian yang sebelumnya membutuhkan banyak waktu. Informasi mengenai hotel, tiket, aktivitas wisata dan transportasi dapat dikumpulkan dalam satu ekosistem digital. Beberapa aplikasi bahkan memungkinkan pengguna membuat rencana perjalanan berdasarkan kebutuhan tertentu.
Namun, banyaknya aplikasi juga dapat membuat wisatawan bingung. Tidak semua aplikasi memiliki informasi yang sama dan tidak semua platform memiliki tingkat keamanan yang sama. Karena itu, wisatawan perlu menggunakan aplikasi yang terpercaya, memperhatikan reputasi penyedia layanan dan membaca ketentuan sebelum melakukan transaksi.
Aplikasi juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha wisata. Hotel, restoran, operator perjalanan dan pengelola atraksi dapat memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan produk kepada calon pelanggan. Kehadiran mereka di ruang digital menjadi semakin penting karena wisatawan modern sering melakukan riset sebelum menentukan perjalanan.
UNESCO mencatat bahwa solusi digital dapat membantu memperluas akses terhadap budaya dan destinasi sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih interaktif. Dalam konteks pariwisata berbasis masyarakat, teknologi juga dapat digunakan untuk membantu komunitas memperkenalkan produk budaya dan kreativitas lokal kepada audiens yang lebih luas.
Bagi wisatawan, aplikasi sebaiknya dipandang sebagai alat bantu, bukan pengganti interaksi manusia.
Bertanya kepada masyarakat lokal sering kali menghasilkan informasi yang tidak tersedia dalam aplikasi. Rekomendasi warga setempat juga dapat membawa wisatawan menemukan tempat yang lebih autentik.
Pada akhirnya, teknologi membuat perjalanan lebih praktis ketika digunakan secara terencana. Wisatawan perlu memilih aplikasi sesuai kebutuhan, menjaga keamanan akun, memeriksa informasi dan menyiapkan alternatif jika layanan digital mengalami gangguan.
Dengan cara tersebut, aplikasi perjalanan dapat menjadi teman perjalanan yang membantu tanpa membuat wisatawan terlalu bergantung pada teknologi.
Sumber: UN Tourism,Technology in Tourism, UNESCO, Culture and Digital Technologies ; UNESCO-UNEVOC,Green and Digital Skills for Hospitality and Tourism.
