Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan

Sumber Gambar : pixabay.com
Archipelagotimes.com - Bisnis itik petelur menjadi salah satu usaha peternakan yang terus berkembang di Indonesia. Tingginya permintaan telur itik untuk kebutuhan rumah tangga, industri makanan, hingga usaha kuliner membuat komoditas ini memiliki pasar yang relatif stabil. Selain itu, telur itik juga menjadi bahan utama pembuatan telur asin yang permintaannya terus meningkat di berbagai daerah. 

Data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menunjukkan produksi telur itik nasional pada tahun 2024 mencapai sekitar 236,48 ribu ton, meningkat sekitar 18,11% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa konsumsi dan produksi telur itik masih memiliki prospek yang positif. 

Modal usaha peternakan itik juga relatif terjangkau. Sebagai contoh, peternak yang memelihara 500 ekor itik petelurdengan tingkat produksi 75 - 80% dapat menghasilkan sekitar 375 - 400 butir telur per hari. Dengan harga telur rata-rata Rp2.300 - Rp2.700 per butir, omzet harian dapat mencapai lebih dari Rp900 ribu.

Keuntungan bisnis ini semakin meningkat apabila peternak mampu mengelola pakan secara efisien dan menjaga kesehatan ternak. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai campuran pakan juga dapat menekan biaya produksi hingga belasan persen sehingga margin keuntungan menjadi lebih besar.

Ke depan, bisnis itik diperkirakan tetap menjadi sektor yang menarik karena kebutuhan protein hewani masyarakat terus meningkat. Dukungan pemerintah melalui program pengembangan peternakan rakyat juga membuka peluang investasi yang lebih luas.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan
  • Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan
  • Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan
  • Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan
  • Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan
  • Bisnis Itik Petelur Semakin Menjanjikan
Posting Komentar