
Foto - Antara
Archipelagotimes.com - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turut ambil bagian dalam Festival Pawai Paskah dengan memikul salib bersama masyarakat. Kehadiran beliau menjadi simbol kebersamaan dan kedekatan dengan warga.
Dalam prosesi tersebut, Gibran berjalan bersama Penjabat Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, serta para pemuda-pemudi setempat yang penuh semangat.
Sejak tiba di lokasi acara, Gibran disambut hangat oleh masyarakat yang telah menantikan kehadirannya. Ia pun meluangkan waktu untuk berinteraksi dan mengabadikan momen bersama warga dengan penuh keakraban.
Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Sinode GMIT, Semuel Pandie, memberikan selendang kepada Gibran, serta topi rajutan hasil karya kelompok disabilitas. Gibran juga mendapat kepercayaan untuk secara resmi melepas peserta pawai Paskah Pemuda GMIT.
Dalam kesempatan tersebut, Gerardus Duka menyampaikan pesan damai yang menyejukkan. Ia mengingatkan bahwa Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai “Nusa Terindah Toleransi”, di mana masyarakatnya senantiasa menjaga keharmonisan dalam keberagaman.
Beliau menuturkan bahwa perbedaan adalah anugerah yang memperkaya kehidupan, bukan untuk memisahkan. Semangat persaudaraan dan perdamaian menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah dan bangsa.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap saling peduli, berbagi, dan melayani, terutama di tengah berbagai tantangan seperti persoalan ekonomi, pendidikan, hingga isu sosial.
Pesan tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Di akhir pesannya, ia mengajak seluruh umat beragama untuk memperkuat toleransi dan menghindari hal-hal yang dapat memecah belah, demi terwujudnya Indonesia yang damai, religius, dan berkeadaban.